Wujudkan Inklusivitas, DKUKMP Klaten Perkuat Strategi Pengarusutamaan Gender dan Sosial di Sektor Ekonomi

Wujudkan Inklusivitas, DKUKMP Klaten Perkuat Strategi Pengarusutamaan Gender dan Sosial di Sektor Ekonomi
KLATEN – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Klaten terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang inklusif melalui implementasi Strategi Pengarusutamaan (Gender Mainstreaming). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan ekonomi di Klaten dapat dirasakan manfaatnya secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat, baik laki-laki, perempuan, kelompok disabilitas, maupun kelompok rentan lainnya.
Mengapa Pengarusutamaan Itu Penting?
Pengarusutamaan bukan sekadar pemenuhan kuota, melainkan upaya sistematis di DKUKMP Klaten untuk menghapus hambatan akses terhadap sumber daya ekonomi. Dalam praktiknya, DKUKMP memastikan bahwa kebutuhan spesifik setiap kelompok masyarakat terakomodasi dalam perencanaan anggaran (Gender Responsive Budgeting) dan pelaksanaan program di lapangan.
Pilar Utama Pengarusutamaan di DKUKMP Klaten:
  1. Pemberdayaan Ekonomi Perempuan:
    DKUKMP memberikan peluang pada pelaku UKM perempuan di Klaten melalui pelatihan manajemen usaha, akses permodalan koperasi, dan digitalisasi pemasaran. Mengingat peran strategis perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga, program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi tanpa mengabaikan peran sosial mereka.
  2. Layanan Publik yang Inklusif dan Ramah Disabilitas:
    Sejalan dengan hasil Forum Konsultasi Publik (FKP), DKUKMP terus melakukan pembenahan sarana prasarana kantor dan pasar tradisional agar ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, dan ibu menyusui. Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan kini disusun dengan mempertimbangkan kemudahan akses bagi semua warga tanpa diskriminasi.
  3. Kesetaraan Peluang dalam Koperasi dan Perdagangan:
    Mendorong kepengurusan koperasi yang lebih representatif dan memastikan regulasi perdagangan di pasar-pasar rakyat memberikan ruang yang aman dan adil bagi pedagang kecil, baik laki-laki maupun perempuan.
  4. Data Terpilah sebagai Dasar Kebijakan:
    DKUKMP kini mengoptimalkan penggunaan data terpilah (berdasarkan jenis kelamin dan kondisi fisik) dalam setiap pelaporan kinerja. Hal ini memudahkan instansi untuk memantau siapa yang paling membutuhkan bantuan dan memastikan intervensi pemerintah tepat sasaran.
Komitmen Menuju Klaten yang Mandiri dan Sejahtera
Kepala DKUKMP Klaten menegaskan bahwa pengarusutamaan adalah bagian tak terpisahkan dari Reformasi Birokrasi dan Budaya Kerja BerAKHLAK. "Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga Klaten yang tertinggal (No One Left Behind) dalam pembangunan ekonomi. Sektor koperasi dan UKM harus menjadi motor penggerak kesejahteraan yang bisa diakses oleh siapa saja," ungkapnya.
Melalui pengarusutamaan ini, DKUKMP Klaten optimistis dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di Kabupaten Klaten, sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih manusiawi dan berkeadilan.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0